Thursday, April 23, 2020

TriK Memasar Buku



Pertemuan ke 14

Trik memasar Buku

Cita-cita ingin mempunyai buku hasil karya sendiri sangatlah  besar apa lagi bukunya bisa di pasarkan dengan baik dan lancar,  berarti saya bisa berbagi ilmu dengan masyarakat.  Saya berusaha belajar lewat online kebetulan saya masuk dalam sebuah group belajar menulis PGRI yang dimimpin oleh Om Jay. Saya berusaha mengikuti setiap jadwal atau hadir setiap pertemuan.

Dimalam ini tepatnya hari kamis 23 april 2020, kita mengikuti bagai mana teknik  memasarkan  buku bersama nara sumber :

Buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran serta sarana  penyampaian informasi. Sejak usia dini, anak – anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam terbitan buku.

Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini dan juga menggalakkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap buku, terutama untuk anak didik saya. 


Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik. Kenapa demikian  hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).
Dari jenis – jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan. Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis. Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi:

a.       Pemasaran buku lewat Online
Saat ini yang sedang ngetren dan gencar di dunia maya yaitu Strategi Pemasaran yang banyak di pakai oleh setiap orang yang sudah mengerti teknologi internet yaitu berpromosi lewat Online melalui website dan media sosial lainya. Kalau kita sudah mempunyai produk buku yang jenis katagorinya banyak maka langkah awal kita harus buat website.  Katakanlah website merupakan markas besar untuk sebuah bisnis penjualan buku. Dengan mempunyai website ini kita dapat merencanakan promosi dalam melancarkan penjualan buku. Dan website tersebut akan banyak kita isi produk, harga, promosi, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya.
Untuk penjualan buku lewat Online ini kita harus terus proaktive untuk terus promosi , supaya kita dapat :
- Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial
- Mendapatkan konsumen baru dan mempertahankan yang sudah setia dan terjaga.
- Menjaga kestabilan saat kondisi pasar lagi lesu
- Menaikan penjualan dan profit
- Membandingkan ke unggulan produk di bandingkan dengan pesaing.
- Membentuk citra produk di mata konsumen 
- Mengubah persepsi dan pendapat konsumen.
    
b. Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas  akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.


A.      Strategi pemasaran buku serangan Darat

1.       Toko Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka  kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional. 
Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan sebagainya.
Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko . Sedangakan Toko Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual .
Untuk itu saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh para Penerbit buku dengan sistem titip jual / konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.
Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :
- Menguasai display buku,supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol.
- Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box,X Bonner.
- Mengadakan Bedah Buku, Talkshow, dan potongan harga pada buku tertentu.
- Mengadakan event tematik sesuai momen bulan berjualan.
- Promosi di toko buku moderen.
        


2.  Directselling

Pemasaran Buku melalui Direkselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
- Buku Pendidikan ( buku utama, Pendamping, dan Literasi ).
- Buku teks Perguruan tinggi.
- Buku Referensi

Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) .
Tugas Tenaga Penjual / sales tersebut kita beri tanggungjawab target sesuai maping areanya masing – masing yang bertugas :
- Kunjngan langsung ketiap sekolah
- Kunjungan langsung ke setiap Kampus
- Kunjungan langsung ke setiap perpustakan.
- Kunjungan langsung tersebut harapan dapat berinteraksi dengan membangun
  hubungan yang baik dengan pihak internal sekolah, Kampus, Perpustakaan dll.


3.  Melakukan Event – Event

Aktive dalam melakukan event – event  seperti event Pameran buku, dalam seminar, workshop, Tryout, dan sebagainya.


Untuk jadi catatan kita adalah: Banyak penulis setelah menerbitkan bukunya berakhir tragis. Bukunya tidak laku dijual dan akhirnya di obral sebab mereka tak punya strategi pemasaran buku secara jitu dan tak mau belajar tentang pentingnya marketing untuk buku.

Demikian Rangkuman yang dapat saya buat,mudah-mudahan cita-cita menerbitkan buku bisa terialisasi dengan baik. Terima kasih kepada nara sumber pak Agus dan pak Om jay yang memmandu acaranya.

Oleh Rasita 
Kepala SDN 16 Penarik

6 comments:

  1. Banyak Penulis setelah menerbitkan bukunya berakhir tragis.
    Bukunya tidak laku dijual dan akhirnya diobral
    Sebab mereka tak punya strategi pemasaran buku secara jitu dan tak mau belajar tentang pentingnya marketing untuk buku
    ---Wijaya Kusumah---

    ReplyDelete
  2. Bagus bu.mampir cakinin.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke pak kita saling berkunjung ya... terima kasih komennya

      Delete