Wednesday, July 8, 2020

WEBINAR K3S SE KABUPATEN MUKOMUKO


Melalui Diskusi Virtual Zoom antar K3S se Kabupaten Mukomuko membahas tentang persiapan menghadapi siswa baru  Kelas I SD


Ditulis oleh: Rasita, Kepala Sekolah SDN 16 Penarik

Untuk menghadapi tahun ajaran baru 2020/2021, dalam stuasi Pendemi Covid-19 membuat kepala Sekolah bingung karena wilayah Mukomuko masih ketegori Zona merah, tentu belum di izinkanlah oleh Mentri Pendidikan untuk membuka sekolah dengan system New Normal.

Didalam group WhatsApp Ka. SD se Kab Mukomuko ataupun dalam Rapat Didiknas pada tanggal 06  Juli 2020 yang dihadiri oleh Perwakilan K3S, PGRI Kabupaten dan Korwil membahas tentang tahun ajaran baru ramai membicarakan kebingungan tersebut, terutama bagaimana mengahadapi siswa baru kelas I yang belum kita kenal wajahnya apa lagi Kemapunannya dalam Belajar.

Penulis coba menawarkan ide dengan Kepala – kepala sekolah didalam group WhatshApp tersebut, untuk mengadakan Diskusi lewat Virtual Zoom ini bukti WhastApp dibawah ini.




Ternyata ide yang saya tawarkan dengan kepala Sekolah tersebut ada beberapa orang merespon, jadi saya langsung ketik Listnya dan saya, tawarkan pada mereka yang bersedia silakan isi. Inilah  bukti beberapa List yang diisi oleh Kepala Sekolah.




Dengan jumlah List terakhir yang diisi adalah 42 peserta, saya langsung menawarkan pokus tema yang di bahas adalah “Mengahadapi siswa baru kelas I SD, di tahun ajaran baru 2020/2021 masa Pendemi Covid-19” dengan indikator yang sangat penting adalah:

1.      Bagaimana berkenalan dengan siswa baru
2.      Bagamana cara efektif memberi pelajarannya
3.      Bagamana memberi tugas yang efektif dan efesien

Waktu diskusi saya tawarkan dengan mereka mau malam atau siang saya siap semua, mereka menjawab malam saja biar bisa sambil tidur – tiduran , saya jawab oke dan mereka minta harinya adalah Rabu tanggal 08 Juli 2020 pukul 20.00 wib malam.

Saya memberi tahu dengan Kadis atas rencana tersebut dan saya minta Kadis bisa hadir untuk memberi sambutan, ternyata kadis merespon dengan baik beliau bersedia dengan jawaban insha alloh.

Perwakilan pengawaspun saya hubungi juga yaitu pak Marijo, untuk bisa hadir dalam kegiatan diskusi. Beliau saya minta untuk menyampaikan informasi baru dari LPMP Bengkulu, beliau  juga sebagai Nara sumber pada sekolah model SPMI. Beliau merespon dngan baik bersedia untuk hadir.
Pada hari Rabu 08 Juli 2020 pukul 10.24, saya mengirim Link zoom dan susunan acara kepada Peserta lewat whastApp.


Pada pukul 19.45 menit saya mulai memancing peserta di whastApp untuk mengetahui kesiapanny, ternyata sekita 12 orang merespon dengan berbagai candanya, biasalah dalam kelompok kepala sekolah kata - kata lucu, nyeleneh membuat kita ketawa sendiri membacanya. Dan ada juga yang memposting link zoom yang belum dibuka dengan di fotonya


Link di buka 10 menit sebelum jadwalnya, ternyata begitu di buka sudah bayak yang antri join, satu persatu saya terima, inilah bukti beberapa orang yang terekam oleh Kamera pak Rohidin yang dikirim lewat WhastApp group.tetapi masih ada juga yang peserta yang belum bisa masuk karena jaringan lemot dan lampu mati, itu yang say abaca dar WhastApp group.yang bisa hadir adalaha 24 orang.


Acara di buka dengan Hostnya Penulis sendiri kemudian dilanjut dengan Pak Marijo karena pak Kadis masih terkendala dengan Audio. Pak Marijo menyampaikan apa yang harus di persiapkan oleh Sekolah dalam menghadapi tahun ajaran baru, sesuai pesan Pak Mendikbud melalui LPMP


Karena Pak Kadis masih Terkendala dengan Audionya kita lanjut dengan diskusi terlebih dahulu, saya minta mulai dari Pak Krisnaaji sebagai perwakilan dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Lubuk Pinang memberi masukkan kira – kira strategi apa yang sudah di persiapkannya u ntuk menghadapi siswa baru Kelas 1 kemudian di lanjutkan dengan perwakilan Kecamatan lain seperti Teramang Jaya pak anistion, dari Kota Mukomuko buk Ratnawilis, pak Sutrisno dan Pak Alfaizin serta yang lainnya.

Dapat Penulis simpulkan bahwa usulan yang disamapaikan dengan kawan – kawan hamper sama diantaranya:

1.      Mengundang komite
2.      Memetakan keadaan siswa
3.      Mensosialisasikan Program dengan wali murid
4.      Memberi pembelajaran dan tugas dengan sistim daring atau luring

Semua kegiatan di kemas sesuai dengan protokol kesehatan, seperti contoh mau sosialisasi program sekolah tentu tidak semua wali murid bisa daring terpaksa kita buat system luring dengan bertemu 5 orang perwali murid.pelaksanaan sosialisasi di mulai tanggal 16 - 24 juli 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan tidak ketinggalan memberi penguatan terhadap kepala sekolah melalui kata sambutannya, belaiau meminta kepala Sekolah betul – betul mempersiapkan tahun ajaran baru 2020/2021 dengan baik dan matang, dan mempunyai dokumen tertulis yang lengkap.

Pak Kadis juga meminta kepada kepala sekolah untuk selalu berinovasi demi memajukan dan mengembangkan  sekolah masing – masing. Dan beliau meminta hasil diskusi malam ini ada kesimpulan dan di buat dokumennya. Nanti akan di sebarkan kepada peserta melalui edaran yang akan di buat oleh Dinas.

Itulah hasil diskusi yang dapat saya tulis mala mini, namun tulisan ini belum lengkap semua, mohon kiranya peserta yang lain setelah membaca bisa menambahkan, maklum penulis adalah manusia biasa yang tak luput dari kekhilapan dan kesalahan mohonmaaf. Terima kasih kepada pak Kadis, pak marijo sebagai pengawas dan selurih peserta yang bisa hadir malam ini.

2 comments:

  1. Super sekali bu, saya tidak bisa hadir semalam karna jaringan tempat ku tidak sebagus semangatku 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha ha ha .... semangatpun sudah membuat Hostnya senang ... mudah2an lain kali bisa ngikuti

      Delete