Wednesday, May 20, 2020

Dokumentasikan Tulisan Di Blog


Resume Belajar Menulis Online gelombang 8
Oleh Rasita

Bersama nara Sumber Dedi Dwitagama, yang mau kenal silakan klik

Teman – teman yang mau lihat wajah saya silahkan klik

Meteri pak Dedi adalah mendokumentasikan kegiatan sekolah di blog
Yang suka instagram, silahkan mampir ke http://instagram.com/dwitagama.
Yang gemar menyimak yutub silahkan ke http://youtube.com/dwitagama.

Apa itu Blog? Secara sederhana blog seperti diary atau catatan harian yang diunggah ke internet dan bisa dinikmati oleh orang sedunia --- Saya mulai ngeblog tahun 2005 di http://dwitagama.blogspot.com
 waktu itu saya dokumentasikan semua kegiatan; di kelas, di sekolah, di luar sekolah dan hobby saya fotografi, rasanya seperti nano-nano, yang membuat saya memutuskan untuk hijrah ke wordpress dan memisahkan
mulai tahun 2007 saya mendokumentasikan ide" pendidikan dan kegiatan sekolah di http://dedidwitagama.wordpress.com.
kerja sampingan saya yang sangat luar biasa menghasilkan saya titip di http://trainerkita.wordpress.com.
hasil karya gunting foto saya didokumentasikan di http://fotodedi.wordpress.com.
semua blog itu masih aktif hingga kini, https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/13/podcast-pak-dedi/ . adalah posting terakhir saya
sejak 2008 saya ikut posting artikel di blog keroyokkan kompasiana.com, http://kompasiana.com/dwitagama
 Mohon maaf sahabat guru semuanya
Apa manfaat ngeblog? yang paling utama adalah merubah pola fikir sebagai KONSUMEN TULISAN menjadi PRODUSEN TULISAN, jika dulu saya menikmati orang lain, kini saya dinikmati orang lain, dalam seminggu blog saya pernah dikunjungi lebh dari 2.000 pembaca, sehari rata" sekitar 300 pembaca

dokumentasi saya di https://trainerkita.wordpress.com, membuat saya sering ditemukan oleh Even Organizer yang sedang mencari pembicara dan mendatangkan rejeki keliling Indonesia
November 2019, saya mendapatkan kehormatan sharing pemantaan teknologi digital di hadapan guru" SMA se Indonesia yang sedang berkumpul di IPB University Bogor, see https://trainerkita.wordpress.com/2019/11/07/pesta-sains-nasional-ipb-university-guru-kreatif-inovatif-di-era-digital/

gegara blog itu juga saya wara-wiri berbagi dan dibagi rejeki ribuan kali, pernah setahun saya hadir di 181 forum seminar, diskusi, dsb ... dua hari sekali ...
kemana saja perjalanan saya sebagai pendidik bisa disimak di https://trainerkita.wordpress.com/about/.
teman" yang mau bertanya atau pendalaman, silahkaaaan, saya lebh senang memasuki materi dari angle yang diminta bapak-ibu

Apa yang menjadi tip dan trik  pak Dedi dalam merawat blog
 alhamdulillah Bu Fat, saya hanya memanfaatkan nikmat Allah, punya notebook, punya HP dan akses internet, saat ini saya banyak menulis blog dg aplikasi androin di HP
Merawat blog: persis seperti merawat cinta kasih, merawat tanaman, hewan, dsb
harus sering dikunjungi, disiram dengan artikel, dijawab balik komentar pembaca, kalau sedang kering ide, lihat" blog orang lain, biasanya muncul ide, ... tulis deh

jika sedang banyak ide, saya tulis sekaliguas beberapa artikel, setiap artikelnya tak perlu terlalu banyak, cukup dua atau tiga alinea dilengkapi foto atau video, dan diposting terjadwal seminggu sekali ... andai saya punya 8 artikel, artinya dua bulan ke depan saya tak perlu posting lagi ... dan artikel kita akan muncul sendiri ... jika ada ide lagi ... jadwalkan biat dua bulan berikutnya, happy deh

Bapak ibu guru ayoooo bangkit dari peraduannya
Sekarang saatnya bertanya langsung bapak ibu guru terimakasih
alhamdulillah ... hari ini blog saya dikunjungi lebih dari 200 pemirsa ... terima kasih buat anda yg sudah mampir ke blog saya, silahkan tinggalkan komentar di blog saya agar saya bisa berkunjung balik ke blog anda

 Luar biasa Pak Dedi. Saya ingat saat Pak Dedi berkunjung ke blog sederhana saya. Bapak sampaikan bahwa di blog saya ada foto kakak beradik. Tentu kakak beradik yang luar biasa. Inginya blog sederhana saya, saya siram dengan artikel yang menarik. Sayangnya artikel menarik itu belum lahir dari tangan sederhana ini. Bagaimana cara membuat artikel menarik seperti Pak Dedi? Terima kasih.    Ismi – Sukoharjo
 Bapak ibu guru hebat Indonesia mari eratkan silaturahmi lewat blog

Bu Ismi blog nya bagus ... saya sudah berkunjung dan tinggalkan komentar ... artikel menarik itu adalah penilaian pembaca blog kita ... saya tak berfikir apakah posting yg saya tulis bakal jadi menarik banyak yg baca atau tidak, saya tulis aja apa yg ingin saya tulis, selanjutnya biarkan pembaca sendiri yang menemukan tulisan kita

ini ada pengalaman unik, saya sering berfikir ttg peryaan hari kartini di sekolah selama puluhan tahun sajak saya jadi murid sampai jadi guru ... kenapa diperingati dengan konter busana daerah, padahal kartini jadi pahlawan bukan karena pakaian daerah, tetapi karena sering menuliskan surat berisi ide" pemikiran dia yang membuat dunia kagum untuk zamannya, coba anda cari di google TIPS MERAYAKAN HARI KARTINI DI SEKOLAH

posting itu saya tulis th 2017 dan ternyata hits banget dibaca lebih dari 7.000 kali, padahal saya tulis itu bulan november, saat ide muncul ... mengalir aja ... saat tak ada jam pelajaran di kelas saya menulis menunggu waktu pulang
sama" Bu Ismi, tuliskan aja apa yg ada di sekolah, sertakan foto dan video sbg promosi sekolah ibu
sekarang saya senang menulis blog gunakan HP sambil menunggu anak saya di parkiran sekolahnya atau saat menunggu istri pulang kerja, artikel nya ttg apa saja yang terlintas di fikiran sat itu, dua atau tiga alinea disertakan foto atau video ... upload deh
saat Pakde Didi Kempot berpulang ... saya sedih dan menuliskannya di https://www.kompasiana.com/dwitagama/5eb96eb6097f3606194ee824/antara-didi-kempot-dan-bob-marley.

interaksi denga murid saat home learning saya dokumentasikan di https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/04/home-learning-challenge-berhadiah-thr/.

1. Menurut pak Dedi... pada umumnya pembaca atau penikmat blog itu yang paling banyak mencari dimesin telusur gogle itu  JUDUL artikel atau Nama PENULIS BLOG itu sendiri ?
Jika nulis di blok apa harus sering mengunjungi blog teman kita sama. Agar kita dapat komentar dr teman2. Masalah saya pemula saya punya 2 blok yg pribadi dan keroyokan. Klo kroyokan rame ada saja yg komen. Sedang yg mandiri tidak ada kecuali kita kirim ke teman 2 tulisan kita,
 2. Apa sebab pak Dedi.... mempunyai banyak situs dalam menulis seperti blogspot, wordpress. kompasiana, instagram.. youtube dll....dari semuanya itu ..mana yang paling asyik dan paling menyenangkan..? terimakasih.
bisa keduanya, menurut amatan saya lebih banyak dari kontent yang ingin dibaca ... jadi kalau mau blog kita banyak pengunjungnya, silahkan tulis hal-hal yang menurut bapak banyak dibutuhkan orang saat ini, gunakan judul yang menarik perhatian, rame deh

jika blog kita mau dikomentari orang ... silahkan ibu berkunjung dan komentari blog teman, secara etika kita harus membalas komentar di blog orang lain yang memberi komentar di blog kita, happy deh
masing-masing punya karakter dan keunggulan sendiri", blogspot itu generasi blog terdahulu, wordpress lebih baru dan biasanya teknologi terbaru memiliki banyak keunggulan, kompasiana itu pembacanya luar biasa pak, mereka" adalah perwakilan orang indonesia di seluruh dunia yang gemar menulis dan membaca, jadi seru aja menulis di kompasiana, lebih menantang... blog kita bisa bercerita dg tulisan, supaya tulisan lebih menarik disertai foto atau video, instagram lebih ekspose foto, captionnya cuma bisa seperlunya, youtube menuntut kemampuan narasi lewat adegan visual, feel nya beda" pak, ada keseruan sen
nah, podcast lebih menantang lagi .... saya harus bercerita ttg apa saja yang memenuhi kebutuhan pendengarnya, karena cuma audio podcast bisa dinikmati sambil mengerjakan apa saja, dimana saja, dan belum banyak orang yang punya podcast serius ... teman" bisa eksis di podcast

saya baru saja kasih komentar di blog murid pada kompasiana sbg tugas home learning mempromosikan sekolah, see https://www.kompasiana.com/fadila99982/5ec4c74d097f367a7253baf3/apa-saja-sih-jurusan-yang-ada-di-smkn-50-jakarta.
yang di blogspot sudah tak saya isi lagi pak, resmi saya migrasi ke wordpress

 saya guru matematika di SMKN 50 Jakarta, setelah materi pelajaran matematika selesai, saya memberi tugas murid membuat blog, kenapa? skill menulis bakal sangat dibutuhkan di luar ketika mereka kuliah atau kerja ... fatanya banyak wartawan profesional alumni IPB, UI, ITB

sepertinya semua terlena dengan kisah bapak
bahkan murid baru di SMKN 50 Jakarta saya tugaskan mempromosikan  foto" keunggulan sekolah dan keakraban dengan senior dan guru" baru di instagram, setiap murid harus posting 100 foto, coba deh search #SMKN50JAKARTA di instagam, itu hasil tugas paksa agar murid menggunakan gadget utk kebaikan

ga nyambung antara matematika dg tugas instagram, kalau mau dirinci banyak hal yang menyambungkan keduanya, andai mau ditiadakan .... silahkan aja, karena realitanya hidup sering ngga nyambung ... santuy aja
ia bapak kami semuanya sangat terbuai dengan blog bapak ,sehingga kami hampir lupa kalau kami sedang kuliah
karena tulisan-tulisan bapak asli dan enak di baca akhinya kami terlena dan terbuai
ah, alhamdulillah .... namanya belajar sambil menyelam ... hati" tenggelam ya bu hehehe
3.. Apa boleh judul tulisan kadang dibuat Aneh... misal judulnya Mr.X telah meninggal... tapi ketika dibaca tulisannya ternyata dia hanya meninggalkan rumah untuk beberapa hari saja. Kadang antara judul dengan isi malah berbeda..pak.

itulah pak kayaknya kami semuanya sudah terhanyut
sebenarnya boleh saja, itu kan blog kita, suka" kita mau bikin judul apa .... tetapi coba aja bayangkan diri kita sebagai pembaca blog orang lain yang menulis judul tertentu dan beda isinya ... gimana rasanya .... nah rassa empati bisa jadi kontrol dalam memproduksi tulisan
saya lebih suka terpesona ... ku pada pandangan pertama, dan tak kuasa menahan rinduku ... (Glen), bliau tak menyanyikan ternhanyut ... hehehe
uar biasa kepala sekolah yang mantap ,penuh inspirasi dan kaya akan ilmu menulis serta senang berbagi,terimakasih

 Pak, Dedi, intinya blog pun bisa menjadi saran belajar yang meriah ya?
alhamdulillah ... saya hanya memanfaatkan waktu yang diberi Allah, daripada buat ngeggosip dan bikin ribut tetangga, mending nulis bikin dapat duit hahahaha ... sekarang sy jadi guru lagi krn masa jabatan dua periode sbg kepsek sdh selesai
 Betuuul sekali  Lae atau Ito ini? ... dan banyak lagi manfaat bisa kita dapat dari blog .... moliate
 semangat membara ,ekxselent

 ini dokumentasi kunjungan saya di tana toraja, luar biasa sekali daerah itu https://fotodedi.wordpress.com/?s=toraja.

saat berburu takjil sebelum berbuka, saya mendokumentasikan https://fotodedi.wordpress.com/2018/06/05/berburu-makanan-berbuka-puasa-di-rawamangun-4/.
saat sedang marah saya mendokumentasikan https://dedidwitagama.wordpress.com/?s=nafsu+tkd.

setelah konferensi di Korea saya mendokumentasikan https://dedidwitagama.wordpress.com/2012/11/02/pemerintah-korea-lebih-perhatikan-produk-sendiri-untuk-digunakan-negeri-sendiri-daripada-produk-luar-negeri-sementara-kita/

Saya tarik kesimpulan seperti ini pak,berarti dalam blog bapak isinya beragam ya pak?tidak tentang 1 atau 2 tema. Apa yang bapak ingin tulis, ya ditulis saja.seperti itu?
buat saya blog bisa jadi tempat mendokumentasikan apa saja, sebagai cara meninggalkan jejak ... mempraktekkan pribahsa "gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang", kalo guru mati?

Dan yang kedua, di blog saya tulisan yang paling banyak viewers nya itu yang tentang media,,sampai sekarang tiap hari masih bertambah yang melihat, sedang tulisan lain stagnan disitu saja. Sebaiknya tips dari bapak, cara mengelola blog saya bagaimana ya pak?
iya bu nora .... manusia itu unik ... sbebas apapun saya menulis artikel di blog saya, pembaca akhirnya akan tahu keunikan saya ... dan itu tak perlu kita setting ... mengalir aja, biarkan waktu yang menentukan ... akan indah pada waktunya hahaha

kalau ibu ingin memberi kepuasan kepada viewers silahkan produksi terus tulisan ttg hal itu ... tapi ada trend nya ... saat orang" bosan deng tema itu,tulisan ibu tak akan laku lagi .... tapi kalau kita tulis ssuai passion kita ... bisa saja tulisan itu tak bernilai sekarang tapi ternyata jadi booming dan dibutuhkan orang sekian tahun ke depen
saya menuliskan aja apa yang mau saya tulis, soal nanti ada yang baca atau tidak saya tak peduli, happy deh
 mauuuu ... skarang ada flight dari makkasar ke toraja? setiap hari kah? ... tapi sy agak susah meyakinkan istri dan anak" saya ttg objek di sana dan 8 jam perjalanan darat makkasar - tator itu ... padahal sekarang ada negeri di atas awan yang saat sy kesana blom ada

Pagi tak sempurna sebelum menyeruput Kopi Toraja om Dedi...kapan2 ke Toraja...kita berjumpa hehehe

 Berarti yang terpenting kepuasan sendiri dulu, pembaca bonusnya ya pak?
Belum..bandara belum ready...mungkin akhir tahun 2020 baru diresmikan presiden..sekarang bandara baru menjadi objek wisata dadakan..kemarin sempat disoroti..banyaknya pengunjung dari kabupaten tetangga datang ngabuburit dan lupa protokoler social distanching

4. Teman saya menulis tulisan yang dimuat disuatu blog X.... kemudian isi dari situs itu dibagikannya lagi ke FB..beberapa jam kemudian tulisan tersebut menjadi hilang (tertulis melanggar ketentuan...).  Apa yang menjadi peyebabnya ya..pak

 kalau posting di blog wordpress kayanya tak akan hilang, karena kontrolnya tak terlalu ketat ... kalau dimuat di kompasiana bisa jadi, karena ada redaksi yang kerjanya mengamati isi tulisan, dan mereka punya sistem yang mendeteksi tulisan hasil kopi paste, pasti akan ketahuan dan dihapus, syaratnya jika ada kopian tak lebih dari 25 persen artikel

wah itu berlajut di sebuah hotel di puncak bu nani, ada seorang kepala sekolah yang konfirmasi: "Bapak namanya Pak Dedi Dwitagama" ... bapak telah mempermalukan guru .... dst, dst ... bliau nyolot (istilah anak betawi) = emosi, saya tanya: bapak sudah baca artikel blog saya itu? ... dia bilang belom ... hahaha saya kadalin dia, saya kasih kartu nama saya (waktu itu masih musim kartu nama) saya bilang bapak baca dulu arikelnya yg sesunggunya itu memuji kinerja guru jakarta ... kalo bapak tak setuju isinya ...silahkan bapak tentukan waktu kite bertemu dan tentukan restoran atau tempat terbaik buat ketemuan, boleh bawa sekeluarga bapak, saya yang traktir, mau ke hotel indonesia boleh ... kemanapun saya jamin .... kepsek yg gatek itu terdiam ... dan tak pernah kontak lagi sampai kini hahahaha
Waduh mesti hati2 y klo menulis di Blog🤭 tapi tantangannya ok, ditraktir
yang penting jangan tulis nama, lokasi, organisasi yg bisa bikin kita kena pasal ... tapi saya santuy aja ... artikel itu masih ada hingga kini
benar krn sy baru baca tapi tdk berani comment

beneran itu bu nani ... saya sudah siapkan sekiat juta buat traktir keluarga mereka ... yg ada paling jadi takjub sama suasana dan makanan, ga jadi marah deh ... abis keliatan banget sih gateknya ... harusnya orang gatek tuh belajat jangan nyolot hahaha
yang ini sy Cari penjelasannya dimana y ttg Sate singkong,. mhn maaf sy sdh comment ttg ini
pasar sunan giri dekat terminal rawamanun jakarta timur, saya tak tahu sekarang apa masih buka ... saat tak pandemi disana selalu rame dg ratusan jenis takjil, sy suka huntung foto kesana
asiiik nih , blog saya banyak yang baca .... makasih, smg bermanfaat, yang mau nanya lagi silahkaaan
 https://romadean.blogspot.com/2020/05/tunda-jalan-jalan-ke-bbk_20.html

Oh ya pak,,semisal di blog kita menuliskan keresahan kita tentang keadaan negara "politik/kebijakan pemerintah", etis atau tidak ya?dan apakah akan terkena UU ITE?
Karena terus terang saya pernah agak mengkritisi kebijakan pemerintah di grup WA, langsung dapat SP dari admin,, akhirnya segala keresahan saya, cuma jadi sesuatu yang terpendam
Satu lagi pak,, ketidakpedulian
wah bapak su hebaaaaat ... menulis buku saja sudah jago .... menulsi blog mah keciiiil .... saya mah apalah

saya menggunakan gaya fiksi atau negeri paman besut utk ungkap keresahan tanpa sebut nama tokoh atau ganti saja nama tokoh ... intinya kita bisa ungkap keresahan dan tetap aman, ini artikelnya
[
Saya simpulkan sessi kita: bahwa menulis di blog adalah salah satu alternatif di era digital yang mudah dikerjakan oleh setiap orang karena bisa jadi penanda atau jejak kehidupan kita, dan ketika tulisan kita bermanfaat buat orang lain maka pahalanya bakal terus mengalir walau kita sudah tak ada ... karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat sesama, dari kediaman saya di Jakarta Timur sayaucapkan terima kasih atas partisipasi yang seru dan kunjungan ke blog saya yang luar biasa, jika teman" ada pertanyaan atau kesulitan saat mengelola blog, silahkan japri saya ... semoga saya bisa membantu ... stay safe ya teman", semoga kita bisa jumpa di darat pada kondise sehat dan bugar.

Marilah kita menulis dengan menyimpan tulisannya di Blog, karena menyimpan di blog sangat baik.
Demikianlah Resume saya, mudah - mudahan bisa bermanfaat bagi pembaca.


Monday, May 18, 2020

CIPTAKAN BELAJAR EFEKTIF DARI RUMAH


Resume Belajar Menulis online gelombang 8
Oleh Rasita


Dengan nara sumber, bapak Wijaya Kusumah beliau adalah blogger terkenal dan selalu sabar dan ikhlas membimbing guru Indonesia dari mulai membuat blog sampai cara menulis untuk bisa di terbitkan menjadi sebuah buku.

Saat belajar dari rumah ciptakanlah, guru senang muridpun senang, disana senang disini senang itulah inti dari pembelajaran efektif yang seharusnya terjadi di rumah. Bagaimana pembelajaran efektif itu terjadi karena akses internetnya lancar kalau internetnya tidak lancar maka pembelajaran terjadi tidak menyenangkan. Tapi menegangkan.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia pola adalah suatu sistem kerja atau cara kerja sesuatu, menurut kamus antrofologi pola adalah rangkaian unsur-unsur yang sudah mantap mengenai suatu gejala dan  dapat dipakai sebagai contoh dalam menggambar atau mendiskrifsikan gejala itu sendiri

Menciptakan adalah membuat sesuatu yang baru dari yang belum ada menjadi ada dari sesuatu yang benar-benar tercipta karena kondisi yang dibuat oleh guru itu sendiri sesuai dengan teknologi yang ada.

Belajar adalah suatu proses perubahan  kepridian seseorang dimana perubahan tersebut dalam bentuk peribahan peningkatan prilaku seperti peningkatan pengetahuan, keterampilan, gaya pikir, pemahaman,  sikap dan perubahan lainnya.

Efektif bisa  diartikan sebagai suatu yang dapat mencapai tujuan maksimal yang diharapkan, pengertian efektif  merupakan suatu usaha dilakukan secara maksimal siswa yang di harapkan dan efektif bisa diartikan sebagai usaha yang tidak pernah lelah sebelum harapan yang di inginkan tercapai.

Rumah salah satu bangunan untuk tempat tinggal, berdasarkan definisi diatas dapat diartikan bahwa belajar efektif dari rumah adalah sebagai suatu susunan kegiatan, yang dapat digunakan untuk  melakukan  perubahan tingkah laku yang maksimal, dari sutu tempat yang  nyaman agar dihasilkan  sesuai dengan yang diharapkan, pembelajaran harus menyenangkan semua.

Peserta didik yang melaksanakan pembelajaran pola efektif dari rumah dapat membuat pola perencanaaan kegiatan dengan disiplin belajar dan membuat  penjedwalan yang dikuti dengan konsisten, dan siswa bisa mandiri,  gurupun tinggal memantau lewat wa group. Ini contoh yang terjadwal dengan baik.


Prinsip yang harus diperhatikan dalam menciptakan pola pembalajar dari rumah adalah kegiatan pembelajaran harus menyenangkan semua. Siswa senang, orng tua senang dan gurunya juga senang. Akses internet lancar, dan guu bisa menggunakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kondisi siswa di rumah.

Gunakan teknologi yang ada untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Bila adanya hanya WA Group, gunakan WA Group tersebut dengan memadukan antara teks, foto dan video.

saya menyarankan bapak ibu untuk melejitkan keterampilan menulis iswa lewat blog di internet. Sebab siswa dapat belajar menulis secara online melalui blognya masing-masing.

Siswa dibiasakan untuk menulis apa yang ingin disampaikannya, dengan begitu bukan hanya lisan saja yang terlatih, tapi juga tulisan.
berikut ini omjay contohkan pjj sekolah dasar, https://www.youtube.com/watch?v=9uvfiZuh9vs.

Kesimpulan materi hari ini adalah dalam menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah, guru harus mempunyai peta kelas atau kondisi siswa di rumah dan disesuaikan dengan kondisi guru di rumah. Artinya, komunikasi guru dan siswa dari rumah masing-masing harus membuat mereka saling berinteraksi dan berdiskusi sehingga pembelajarn menjadi menyenangkan dan bermakna. Semua itu bisa dilakukan bila kegiatan Pembelajaran jarak jauh dibuat secara terjadwal. Kegiatan harus membuat siswa menjadi mandiri dan menemukan kemerdekaan belajar,

Semoga materi yang omjay sampaikan siang ini bermanfaat buat kawan kawan semua. Bila ada yang ingin ditanyakan, kita bisa diskusi melalui WA Group ini. Nanti kawan kawan bisa bertanya kepada pak bambang Purwanto sebagai moderator sesuai dengan nomor WA yang dibagikan di atas, terima aksih.

Jadwal belajarnya di tentukan oleh guru berdasarkan jadwal pelajaran seperti hari-hari biasa atau kah di rubah?..

Pembelajaran nya lebih menekankan kepada pembentukan karakter mandiri YG berefek pada keseharian siswa? Lalu untuk pencapaian ranah kognitif nya dapat kita ukur dalam satu hari satu mapel atau bgm untuk jenjang SD.

Walaikum salam, jadwal jelas harus berubah, tidak sma dengan tatap muka di sekolah, pembelajaran lebih kepada 3 hal yaitu literasi, numerasi, karakter dengan memadukan iptek dan imtak

untuk peneilian guru dapat melakukan penilaian berbasis proyek atau potofolio, disesuaikan dgn kondisi murid sd

mungkin nanti akan terjadi pembelajaran blended learning, ada tatap muka di kelas dan ada tatap muka di dunia maya, oleh karena itu guru harus belajar sepanjang hayat supaya tdk tergantikan oleh teknologi modern

Untuk keberhasilan pembelajaran daring yang efektif kepada siswa yang terkendala tidak memiliki HP atau jaringan yang lemot  bgm solusinya?

solusinya gunakan teknologi yg ada. kalau yg ada kertas atau buku, maka gunakan itu, sebab mau tdk mau, suka atau tdk suka, siswa dan guru akan dipaksa menggunakan teknologi baru untuk meningkatkan SDM unggul

Om Jay, selama Belajar dari rumah ini, disekolah kami melaksanakan pembelajaran melalui group WA.
Di akhir pertemuan, guru memberi tugas sbg instrumen penilaian. Namun sayang, ternyata yg mengumpulkan tugas hanya maksimal 75% siswa saja.
Bagaimanakah cara yang bisa kita tempuh agar siswa juga aktif mengumpulkan tugas tsb?
Jangan dipaksa, biarkan mereka mengerjakan tugasnya dngan sukarela. Kita cukup mengingatkan saja bila ada murid atau siswa yg belum mengumpulkan tugasnya, ortu harus diberitahu karena kerjasama guru dan ortu sangat penting dalam pembelajaran yg efektif dari rumah

1. Bagaimana cara mengatasi pembelajaran apabila anak-anak memiliki minim sarana daring ?
2. Untuk anak TK pembelajaran yang dinilai adalah proses bukan tergantung hasil. Sementara kadang anak tidak mau mengirimkan tugas misalnya merekam hafalannya.bercerita dan mengerjakan tugasnya.
Bagaimana menilainya untuk ditulis di Rapot?
1. Bagaimana penilaian siswa yg tidak aktif dikarenakan beberapa kendala dalam pembelajaran daring untuk saat ini walaupun sudah terjadwal?
2. Penilaian yg tepat untuk pembelajaran daring seperti ini yg cocok itu seperti ap? Mengingat pak menteri pernah mengatakan jika pembejaran daring ini tidak boleh dimasukkan dalam penambahan penilaian pada erapor.

Mengajukan pertanyaan :
1. Bagaimana penilaian siswa yg tidak aktif dikarenakan beberapa kendala dalam pembelajaran daring untuk saat ini walaupun sudah terjadwal? Dicatat, kemudian diberikan surat teguran dari sekolah, kemudian dicaritahu apa masalahnya. Sebab bisa jadi ada masalah serius di keluarga siswa, seperti ortunya kena phk, atau sakit, dll.
2. Penilaian yg tepat untuk pembelajaran daring seperti ini yg cocok itu seperti ap? Mengingat pak menteri pernah mengatakan jika pembejaran daring ini tidak boleh dimasukkan dalam penambahan penilaian pada erapor. Kalau masalah cocok itu reltif karena kondisinya tidak sama di setiap daerah. Guru dapat melakukan inovasi sendiri sesuai dengan pencapaian siswa, anda bisa…

Dalam menciptakan pola belajar yg efektif dr rumah itu.kita sdh mmbuat jadwal dan berharap siswa jg bs mlksanakn. Pmbjran sesuai jadwal tersebut.tp pd knyataan yg kmi alami d sekolah kami.ada sbgian siswa yg kurang mmperhtikan shingga dpt mnghmbat klncaran proses pmbljran sesuai  jadwal yg d smpikan. Bgamana sikap kita untuk hal tersebut om.. Mengingat siswa blm bisa  mngikuti pmljaran sesuai jadwal sec. konsisten.. .bnyk dr para wali siswa mngeluhkan untuk pmbelajaran dr  rumah ini siswa tdk menurut kata ortu.shingga tgs2 yg d brikn tdk dpt trselesaikan dg cepat.akhirnya pmbjran ini di rasa tdk efektif.

Bagmna tindakn kita sbgi guru. Mngingat peserta didik kami masih pada kelas rendah( SD)
Terimakasi..
Dalam menciptakan pola belajar yg efektif dr rumah itu.kita sdh mmbuat jadwal dan berharap siswa jg bs mlksanakn. Pmbjran sesuai jadwal tersebut.tp pd knyataan yg kmi alami d sekolah kami.ada sbgian siswa yg kurang mmperhtikan shingga dpt mnghmbat klncaran proses pmbljran sesuai  jadwal yg d smpikan. Bgamana sikap kita untuk hal tersebut om.. Mengingat siswa blm bisa  mngikuti pmljaran sesuai jadwal sec. konsisten.. .bnyk dr para wali siswa mngeluhkan untuk pmbelajaran dr  rumah ini siswa tdk menurut kata ortu.shingga tgs2 yg d brikn tdk dpt trselesaikan dg cepat.akhirnya pmbjran ini di rasa tdk efektif.

Izin bertanya. Apakah ada kendala yang dialami dalam PJJ selain jaringan internet, dan mohon arahnya dalam mengatasi nya?

Izin bertanya. Apakah ada kendala yang dialami dalam PJJ selain jaringan internet, dan mohon arahnya dalam mengatasi nya? Pasti ada, bukan hanya akses internet tapi juga fasilitas yg dimiliki siswa dan guru di rumah. Kalau akses internet tdk ada gunakan teknologi yg ada di sana, misalhnya cuma ada sms, belum ada wa, siswa punya hp tapi tanpa kamera, maka telpon lsg adalah solusinya walaupun guru harus keluar biaya pulsa cukup besar. Jadi setiap guru akan mengalami hal yg bergam, inilah dinamikannya dan jangan lupa pengalaman kita dituliskan di blog sehinga dpt menginspirasi guru lainny

Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai.
Berdasarkan pengalaman aplikasi yang paling cocok, mudah, dan efektif yg mana?
Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai.

Berdasarkan pengalaman aplikasi yg paling cocok, mudah, dan efektif yg mana?
Omjay saat ini menggunakan aplikasi zoom dan anak anak suka, walaupun ada aplikasi yg lain, tapi berdasarkan pengalaman pakai zoom itu murah dan mudah cara pemakaiannya.
Pertanyaan ;
1. Disekolah saya masih banyak siswa belum punya HP Android. Gunakan hp yg ada dulu, dan sederhana saja, buat modul khusus untuk kondisi seperti ini dengan penugasan yg tak terlalu sulit.
2. Ada yg punya HP tapi alasan tidak mampu beli kuota. Kalau ini guru harus coba cari donatur atau sponsor, peran komite sekolah harus diperdayakan sehingga guru terbantu dengan adanya komite sekolah
3. Pembelajaran dirumah terjadwal. Bagaimana trik/solusi guru dlm  menghadapi siswa seperti ini ?

Yang saya alami saat masa pandemi ini sungguh dilematis. Dg zonasi sklh kmi dg siswa2 tinggl di daerah terpelosok dan kondisi ekonomi siswa kami. Ini kendala besar pembeljrn secara daring yg dilakukan. Adakah solusi menarik utk ttp menciptkn belajar efektif dirumah dg menyenangkn.  Terimakasih. Kondisi seperti ini sebenarnya bukan hal baru buat Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kreativitas dan inovasi guru sangat diperlukan dalam memberikan solusi dari masalah yg dihadapi. Bila pembelajaran jarak jauh tdk bisa dilaksanakan, maka gunakan pembelajaran jarak dekat, guru bisa mengunjungi rumah muridnya bila alat komunikasi tdk ada. memang dibutuhkan pengorbanan luar biasa untuk menjadi guru ta…
Belajar dari rumah kami sebagian besar melalui WA G,kendala BDR kami  sinyal lemah dan guru belum punya  laptop yg mdukung,bagaimana solusi BDR yg efektif dan berapa prosentase pembagian materi pembelajaran antara imtaq n iptek agar tujuan pembentukan karakter peserta didik tercapai?

Apakah dengan penjadwalan belajar siswa yg sdh dirancang sedemikian rupa oleh guru dan bekerja sama dg orang tua ini menunjukkan setiap siswa memiliki jadwal yg berbeda2. Apakah maknanya sudah mengorganisir semua mapel yg ada pada kurikulum ? Dan apakah penjadwalan ini bisa memfasilitasi setiap siswa yg memiliki kemampuan belajar yg berbeda misalnya ada siswa yg lebih condok ke tipe pembelajar visual, kinestetik, naturalis dll

setiap penjadwalan disesuaikan dengan kesepakatan guru di sekolah tsb dengan memeprhatikan gaya belajar siswa

Om Jay ...saya mau bertanya tentang pembelajaran daring dari rumah dikaitkan dengan kenaikan kelas apakah cukup dari nilai daring atau bgmana karena tatap muka juga tidak pernah...mohon pencerahannya

Ibu Rachmi yg baik,  penilaian hanya guru yg bersangkutan yg lebih tahu, kalau dirasa dengan online sdh cukup nilainya, maka gunakan itu, tapi bila blm cukup bisa gunakan waktu eremedial melalui online. hal itu saya lakukan bila ada nilai siswa yg kurang dgn menghubungi wali kela dan orang tua siswa, biasanya kami rapat dengan dewan guru untuk meberikan solusi terbaik buat siswa yang jarang hadir

Setelah kita simak materi dari om jay dapat saya simpulkan bahwa belajar efektif dari rumah, kita harus konsisten dan saran harus memadai, seperti akses internetnya harus lancar.


Mari kita ajak siswa kita untuk bisa menjalankan dengan konsisten dan penuh di siplin. Terima kasih om jay dan inlah rangkuman saya mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kawan semua dan bagi pembacaya.

Sunday, May 17, 2020

RINDU SISWA DENGAN GURU


Guruku kami rindu dengan kalian



Dua bulan sudah kita terpisah oleh Corona yang belum begitu mau pergi dari bumi ini.  Sekolah adalah rumah kita yang kedua dan ruang kelas adalah kamar kita. Disanalah banyak kenangan yang tidak bisa di lupakan dan yang selalu kurindukan dengan kejadian didalamnya, belajar bersama.

Setelah rumah kedua kita di tinggalkan yang begitu lama, daring dan tugaspun mengambil alih. Siswa di persilakan memanfaatkan dengan sepenuh hati untuk belajar di rumah. Belajar cara ini barang kali belum tentu kami seru, senang dan tentram seperti di Sekolah dulu.

Pasti ada kerinduan dengan kegiatan  selama ini, yang kita lakukan di sekolah, canda, tawa yang penuh makna. Cerita seru seperti main kelereng, angklek, gobak sodor, kejar-kejaran, nongkrong di taman, mendengar dongeng guru, jajan di kantin sekolah dan lain-lainnya.  Tentu semua ini tidak dapat di nikmati dari rumah.


Sekolah yang sudah menerapkan belajar daring, mungkin masih bisa tatap muka dengan guru via maya. Tapi, apakah mampu semua kawan-kawanku menikmati semua ini?, hal ini lah yang mendatangkan kerinduan untuk cepat masuk sekolah bertemu dengan guru.

Siswa capek gurupun capek menghadapi laptop atau HP setiap hari, mata terasa perih. Bagai mana dengan guru yang senior tentu lah bisa mengeluarkan air mata, itulah pembelajaran yang kita hadapi saat ini.

Walupun guru terkesan garang kadang-kadang, tapi bukan mereka tak suka pada siswa, itu hanya semata-mata untuk mendidik.  Disaat Corona ini kita tahu bahwa antara siswa dan guru tak dapat dipisahkan, buktinya semua merindukan.

Fakta yang kita rasakan, walaupun masih bisa saling bertegur sapa lewat henpon, namun tetap saja kerinduan untuk datang sekolah seperti biasa, rindu dengan suasana kegiatan sekolah.

Berinteraksi antara siswa dan guru menjadi obat untuk menghilangkan letih setelah proses belajar mengajar selesai.

Hai corona cepatlah kamu pergi dari bumi ini, supaya kami bisa mengahadapi kehidupan normal seperti semula.


Saturday, May 16, 2020

RINDU GURU DENGAN SISWA

Rindu Kebersamaan Di Sekolah



 
Oleh: Rasita,S.Pd Kepala SD Negeri 16 Penarik, yang rindu mengawasi dan membimbing guru serta Siswa

Libur Sekolah biasanya menyenangkan bagi siswa, guru, dan orang tua. Karena  biasanya digunakan untuk kegiatan seperti , rekriasi ke tempat wisata, berkunjung ke kampung halaman, jalan-jalan ke Kebun, dan lain-lain.


Tetapi kali ini tidak berlaku untuk guru, siswa dan orang tua. Justru libur membuat mereka hampir tidak merasa nikmat. Bukan karena alasan COVID-19 atau  Pemberhentian sosial berskla besar (PSBB), yang mana mewajibkan mereka tinggal dirumah. Tetapi karena Belajar dari rumah yang penuh dengan tugas dan di bimbing oleh orang tua, kadang orang tuanya yang tidak sabar

Kangen sama teman-temannya sekelas, kawan satu sekolah, kangen dengan guru-gurunya, kangen dengan kegiatan ekstrakurikuler dan kangen dengan jajan di kantin sekolah.
Kemudian ada pertanyaan yang lucu, pak kalau masuk sekolah nanti langsung naik kelas ya ?
Kerinduan ini terbukti dengan postingannya di wa group Kelas seperti dibawah ini






Bahkan ada yang menyukai sekolah normal seperti biasa, karena diantara mereka tidak semua orang tuanya yang membimbing dengan penuh kesabaran dan ketelitian, bahkan ada kala  orang tuanya yang suka marah kalau terlalu sering di Tanya ini postingan wa dibawah ini.


Bagaimana cerita orang tua mendampingi anaknya mengerjakan tugas ?  lucu, senang dan ada juga yang menyebalkan. Atau membuat guru pusing, karena lain yang di sampaikan oleh guru dan ada yang  menanggapi lain pula sama orang tua.

Kegiatan belajar dirumah ada juga wali murid yang merasa kerepotan, karena ada beberapa orang tua tidak semata-mata dirumah saja, ada yang bekerja kantoran, Petani dan ada yang pedagang. Bagi orang tua yang di rumah saja memang banyak waktu mendampingi anaknya, apa lagi mereka mengerti dengan IT sangat terbantu  sekali bagi siswa. Nah dengan keadaan seperti ini mungkin juga siswa ada merasa senang ketika mengerjakan tugas. 

Bagi orang tua yang repot dengan pekerjaannya terutama kelas rendah tentu sedikit mengganggu konsentrasi guru karena tugas siswa lambat dikirim, apa lagi ada orang tua yang salah tanggap.  tapi kalau terjadi hal seperti ini,sering di bantu oleh wali murid yang lain untuk menjelaskan kembali.



Wah macam-macamlah kejadian dalam wa gruop kelas masing-masing guru. Kadang kita membacanya lucu juga, tapi kita tetap mengambil hikmahnya dengan baik. Dengan adanya COVID-19 ini membuat komunikasi antara guru dan orang tua lancar, jadi sama- sama mengetahui kelemahan masing-masing. Lanjutan komunikasi orang tua dengan guru Kelas rendah


Ketika berinteraksi antara siswa dan guru di Sekolah bisa juga menjadi obat  letih ketika  selesai mengajar dan obat letih ketika selesai belajar bagi siswa.


Mudah-mudahan Virus Corona ini Cepat berlalu, sekolah bisa kembali normal. Antara, guru, siswa dan Kepala Sekolah bisa cepat bertemu kembali dengan aktifitas yang mengasyikkan. Ini kenangan ketika corona belum menyerang.




 
Inilah cerita Kerinduan antara guru dan siswa serta kepala sekolah. Rindu semua dengan kegiatannya.

Friday, May 15, 2020

BELAJAR DIRUMAH SELAMA LIBUR COVID-19


Belajar Dari Rumah selama Libur Covid-19


Oleh:  Rasita,S.Pd  Kepala SD Negeri 16 Penarik Kabupaten Mukomuko

Pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan pendidikan bisa berlangsung sepanjang hayat atau sepanjang hidup. Dan memberikan bekal pada siswa untuk mengembangkan kehidupan, di baca  dari pendapat . (Udin.S wina putra, 2006). Ini berarti bahwa pendidikan dilaksanakan secara terus menerus dan berencana. Pendidkan di Sekolah  secara operasional  dilakukan dalam berbagai jenjang dan jenis pendidikan, melalui satu program yang baik dan rapi sebagai penjabaran dari kurikulum yang berlaku saat ini, yaitu kurikulum 2013 yang banyak mengalami perubahan. Sehubungan dengan itu peran guru dalam pembelajaran sangatlah penting, karena salah satu komponen dalam pendidikan dan pengajaran yang sangat penting sekali.
Guru tidak semata-mata sebagai pengajar, tetapi yang sangat penting adalah sebagai pendidik dan sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan penghargaan dan menuntun murid dalam belajar (Sardiman, 1990). Para pakar pendidikan sering kali menegaskan bahwa guru adalah sumber, sumber daya manusia yang sangat menentukan keberhasilan Program Pendidkan, yang bisa menginspirasi para anak didiknya.
Jhon nisbet sebagai mana di nyatakan  oleh Ahmad dkk (1999:10) bahwa “ tidak ada cara yang paling ampuh atau baik untuk menyampaikan materi kepada siswa”, maka dalam memilih dan menetapkan strategi pembelajaran, guru diharapkan sedapat mungkin memilih dan menentukan strategi pembelajaran, yang paling efektif dan efesien diterapkan untuk standar kompetensi dan situasi kelas tertentu. Hal ini sangat penting, sebab pemilihan strategi pembelajaran yang tepat akan mempengaruhi prestasi belajar siswa ( Nasution,2001:40).
Strategi pembelajaran dikatakan efektif jika pembelajaran berhasil mencapai tujuan yang di rumuskan. Dan dikatakan efesien jika suatu pembelajaran menarik siswa untuk terus mempelajari materi tersebut tersusun secara berkelanjutan (Degeng,1989:165-172). Berdasarkan pandangan tersebut, dalam hal menghadapi libur COVID-19 yang begitu panjang, pembelajaran harus tetap berlangsung dimanapun tempatnya adalah ruang kelas, baik itu di rumah maupun disekolah. Siapaun itu adalah guru sekalipun itu orang tua di rumah
            Melihat stuasi sekarang ini mewabahnya virus Corona tentu sangat berbahaya bagi kesehatan peserta didik dengan berkumpul  masa yang banyak, tentu mudah menyebarkan virus Corona, untuk memutuskan rantai penularan yang cepat, pemerintah meliburkan Sekolah dengan belajar di rumah atau belajar Daring.
Bagaimana belajar di rumah supaya  efektif  dan Kreatif
Guru harus Proaktif, kreatif, dan efesien agar bisa menggelar kegiatan belajar mengajar yang sama efektifnya ketika tatap muka di sekolah.
Guru harus membuat Pemetaan atau Program yang tepat, kemudian di buat kedalam bentuk soal yang lebih simple dan efesien, dengan Pemetaan itu artinya guru sudah bisa menjalankan proses pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum, ini adalah home learning  yang selama ini adalah belajar diruang kelas regular, sekarang  karena kondisi darurat, mau tak mau terpaksa harus berubah.
Hal senada juga di samapaikan oleh Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yaitu Ubaid Matraji, selain guru, ia menjelaskan orang tua pun harus ikut memantau si anak Belajar di rumah.
Bagaimana kalau tidak  ada akses teknologi dan internet
Bagi peserta didik yang kurang memiliki akses terhadap teknologi dan internet. Tentu guru harus bisa memberikan pekerjaan rumah yang sesuai kebutuhan peserta didik selama libur COVID-19, miskipun metodenya ini kurang maksimal ofline learning dan di setor tugasnya saat tatap muka kembali di gelar. Atau di tergetkan satu tema dukumpulkan dalam satu bulan.
Bagaimana mengatasi Siswa Kesulitan dalam mengerjakan tugas
Bagi siswa yang sudah mempunyai jaringan internet dan teknologi yang memadai bisa diatasi kesulitan mengerjakan tugasnya, dengan cara guru memberi Penjelasan  dengan menggunakan  aplikasi, yang sekarang sedang ramainya, yaitu Vedio, live youtube, Webex, Zoom , blog atau yang lebih sederhana lagi telepon langsung dengan guru tersebut. Sedang tugasnya di kirimkan lewat wa group Kelas yang sudah di buat guru masin-masing, bisa lewat blog dan email.
Bagi siswa yang tidak mempunyai alat atau sarana teknologi dan akses internet tentu agak merepot sedikit. Hal  ini bisa mendatangi guru dengan tetap mengaju dengan stndar/Protokoler kesehatan apa bila kita ketemu, gurupun bisa mengaturnya.
Saat ini kita lihat Program Mentri Pendidikan dan Kebudayaan atau Mas Mentri Nadien Makarim, meluncurkan Program Pembelajaran dari Rumah di TVRI, ini juga untuk menghilangi ke jenuhan saat belajar dari rumah dan memudahkan akses pembelajaran berlangsung di rumah.
Belajar dari rumah merupakan bentuk upaya Kemdikbud membantu terselenggaranya Pendidikan bagi semua kalangan Masyarakat di masa darurat COVID-19, khusus membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan pada akses internet, baik karena tantangan ekonomi maupun letak geografis. Oleh Mas Mentri di sampaikan dalam telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah di Jakarta, pada Kamis, 09 April 2020.
Bagaimana  materi di sajikan?, ini akan Pokus peningkatan literasi numerasi, serta penumbuhan Karakter peserta didik, Kemdikbud juga akan melakukan monitoring dan Evaluasi mengenai Program ini, bersama non Pemerintah. Yang perlu di catat bahwa sesungguhnya dalam keadaan seperti ini, yang paling penting adalah memberi Pendidikan yang bermakna, terang Mas Mentri.
Selain di TVRI atau Belajar dari Rumah, Mas Mentri juga menyediakan Portal Belajar. Rumah Belajar menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar Komunitas.
Rumah Belajar hadir sebagai era industri 4.0 yang dapat di manfaatkan oleh siswa dan guru – guru. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar dimana saja, seluruh konten yang ada di rumah belajar dapat di akses dan dimanfaatkan secara gratis.
Pembelajaran Daring/online atau jarak jauh di Pokuskan pada pemahaman siswa mengenai virus Corona dan wabah COVID-19. Adapun aktivitas dan  tugas pembelajaran dapat bervariasi antar siswa, sesuai minat dan kondisi masin-masing, termasuk dalam hal kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah. Bukti atau Produk aktivitas di beri umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru, tanpa harus memberi skor/nilai kuantitatif.
Walupun banyak sekolah menerapkan belajar dari rumah, bukan berarti guru hanya memberi tugas pekerjaan  saja kepada muridnya. Tetapi juga ikut berinteraksi dan komunikasi membantu muridnya dalam mengerjakan tugasnya. Mohon walaupun bekerja dari rumah, siswa-siswa juga kita bimbing, jelas Mas mentri. Dan beliau selalu menjalin kerja sama dengan telekomunikasi untuk bisa memberikan subsidi data bagi siswa dan guru yang melakukan pembelajaran daring, imbuhnya.
Pada orang tua, Mas Mentri mengharap agar selalu menjaga kesehatan anaknya dengan menjalankan Protokol kesehatan yang telah di sampaikan oleh mentri Kesehatan.
Kesimpulannya, dengan belajar dari rumah dapat kita Petik hikmahnya, yang selama ini guru dan siswa ada yang agak gagap atau kurang terbiasa menggunakan IT, whatshapp, aplikasi zoom, webex, youtube, blog, Email dan lain-lain, jadi terbiasa. Dengan terbiasanya penggunaan IT pembelajara Daring dari rumah  bisa menghasilkan kualitas yang baik dan bisa menyenangkan untuk semuanya, baik sekolah, guru, siswa dan orang tua.
Kemudian untuk Orang tua kadang-kadang ada yang sibuk dengan pekerjaan, jadi kurang ada kesempatan menemani atau mendampingi siswa belajar dirumah, sehingga sekarang mereka sudah ada kepedulian dan bisa mengetahui bagaimana kesulitan mendampingi dan memberi penjelasan dengan anaknya, dalam menemui kesulitan mengerjakn tugas. Dengan terbiasanya orang tua membimbing dan mengawasinya maka tercipta pula makna dari kurikulum 2013 yang mana melibatkan semua unsur diantaranya ada peran orangtua.
Didalam pembelajaran dirumah ini, mari kita dukung dengan baik atau kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan penuh rasa senang dan bahagia, Corona bisa habis di muka Bumi ini dan pembelajaran bisa berlangsung dengan baik.

Cara membuat Video Pembelajaran Animasi menggunakan Easy Sketch

DITOLAK PENERBIT TETAP SEMANGAT



Resume Belajar Menulis online gelombang 8

Oleh Rasita



Bersama nara sumber, Wijaya Kusumah yang  biasa di panggil sama muridnya om Jay, seorang Blogger terkenal dan juga Penulis Buku serta sudah banyak menerbitkan buku, Beliau juga banyak membimbing para guru se Indonesia dalam membuat blog dan Menulis serta membantu gru untuk bisa menerbitkan buku ke Penerbit,  dengan suka rela dan sekarang sudah mengelola 12 kelas atau Gelombang.


Assalamu alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, itulah salam pertama yang di sampaikannya tepat pukul 13.00 dengan peserta dalam group wa belajar menulis bareng om Jay.
Selamat siang guru - guru hebat Indonesia, bisa berbagi pengalaman dengan guru-guru hebat se Nusantara.
Pada siang hari ini, omjay akan berbagi pengalaman tentang kisah nyata omjay ditolak penerbit mayor

Sedih rasanya bila buku yang kita tulis ditolak oleh penerbit. Saya sendiri pernah merasakannya. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Sakitnya tuh di sini! (sambil mengelus dada) hahaha. Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati ini, hihihi.

Namun perlu anda ketahui. Saya termasuk orang yang pantang menyerah. Ketika naskah buku saya ditolak para penerbit mayor, saya tidak putus asa. Saya akan menerimanya dengan lapang dada. Saya menerimanya dengan senyuman meskipun terasa pahit.

Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda. Gembirakan dirimu dengan terus belajar kepada orang-orang yang telah sukses menerbitkan bukunya.

Saya perbaiki tulisan saya. Kemudian saya baca kembali. Beberapa teman yang saya percaya , saya minta untuk memberikan masukan. Hasilnya buku saya menjadi lebih baik dari sebelumnya dan lebih enak untuk dibaca. Sakit hati ini terasa terobati.

Ibarat seorang mahasiswa S1 yang skripsinya dipermak habis sama dosen pembimbingnya. Ibarat mahasiswa S2 yang tesisnya ditolak promotornya dan ibarat mahasiswa S3 yang ditolak proposal desertasinya.

Saya sangat berterima kasih kepada para penerbit yang sudah menolak buku yang saya susun.  Dengan begitu buku yang saya susun menjadi layak jual. Coba kalau seandainya naskah buku saya langsung diterima, pasti banyak yang tidak laku karena isinya kurang menarik hati pembaca. Buku saya terbit tapi tidak banyak pembelinya, karena bukunya tidak menarik hati pembaca.
Senyum harus nya indah om jay
Gagal adalah proses menuju sukses ok
Saya jadi banyak belajar semenjak buku ditolak penerbit mayor. Saya perbaiki dan terus perbaiki sehingga naskah buku menjadi lebih enak dibaca. Butuh waktu lama mengerjakannya. Saya pantang menyerah. Saya belajar dari penolakan. Saya pergi ke toko buku dan membaca buku-buku best seller. Dari sanalah saya akhirnya tahu rahasia buku mereka laris dibaca pembaca.

Saat itu saya semakin menggebu-gebu semangatnya. Ibarat perahu yang sudah berlayar tentu pantang untuk kembali ke pelabuhan. Jalan terus sampai tujuan walaupun akan banyak ombak besar menghadang. Tidak ada nahkoda ulung yang tidak melalui lautan yang berombak ganas. Justru disitulah keahliannya teruji.

Ketika bukumu ditolak penerbit, teruslah menulis dan jangan berhenti menulis. Ketika engkau terus menulis, maka tulisanmu akan semakin tajam dan nendang. Pasti tulisanmu akan layak jual. Pasti tulisanmu akan banyak dibaca orang. Aha kuncinya satu mau belajar dan pantang menyerah.

Perbaiki dan terus perbaiki sehingga penerbit mayor mau menerbitkan bukumu tanpa kamu keluar uang satu senpun. Kamupun tersenyum ketika royalti bukumu mencapai angka yang fantastis. Puluhan bahkan ratusan juta rupiah kamu dapatkan bila bukumu laku keras. Seperti royalty buku yang kami terima saat ini.

Pertanyaan 1, Sebenarnya apa dasar alasan penerbit menolak tulisan yg kita ingin kita berikan
Selain itu bagaimana kita memiliki rasa percaya diri bahwa tulisan kita menarik, sudah sesuai enak dibaca.
Jawaban pertanyaan 1, Dasarnya karena tulisan kita kurang sesuai dengan standart penerbit, dan biasanya calon penulis baru begitu sangat menggebu gebu dan sangat yakin bukunya akan laku. Rasa percaya diri itu dibangun mlalui proses terus menerus, dan jatuh bangun. Seperti anda belajar sepeda, awalnya agak susah naik sepeda. tapi kalau sdh bisa mah enak enak saja, hehehe

Pertanyaan 2. Assalamu'alaikum
Omjay, mau nanya. Bagaimana cara menerbitkan buku dari kumpulan resume yg telah kita buat? Sy ingin menerbitkannya, tp bgm caranya? Ditawarkam kpd siapa? Terima kasih.
Jawaban pertanyaan 2, Segera kumpulkan dari pertemuan pertama sampai terkhir, gabung dalam satu file. kemudian lihat buku-buku yang sdh diterbitkan penerbit andi, kemudian tawarkan ke penerbit andi yogya
Omjay waktu dulu langsung menulis buku pelajaran atau menyusun modul dulu? dua duanya saya lakukan

Omjay apa dasar utama omjay memilih untuk jadi penulis. pekerjaan menulis adalah pekerjaan menuju keabadian. kita sdh mati tapi buku kita abadi, contoh karya buya hamka

Assalamualaikum Omjay, sejak mengikuti belajar menulis tak terasa tulisan terus bertambah, hanya saya masih bingung arahnya mau ke mana temanya, jadi bagaimana caranya supaya kita tidak ragu untuk bisa menulis sampai terbit buku. Wassalam Unih –Subang. fokus untuk menulis buku motivasi dan kisah insoiratif karena buku ini masih banyak pembelinya

Om Jay Untuk pertama menerbitkan buku yg sdh siap terbit ( judul siap, daftar isi, kt pengantar, isi sdh diedit, boidata penulis) langkah selanjutnya bgmn kirim ke Om Jay lalu ke penerbit? Mhn pjlsan. Makasih.
Dulu saya kirimkan dalam bentuk cetak dan dijilid, setelah itu saya tawarkan ke penrbit, tapi sekarang penerbit yang cari saya, sehingga saya cukup kirim email saja ke penerbit


Ini contoh buku yang ditolak penerbit mayor. Kami tidak putus asa dan terus bersemangat untuk memperbaiki isi bukunya. Alhamdulillah akhirnya diterima penerbit mayor. Berkat buku ini, kami keliling Indonesia untuk berbagi ilmu PTK.

Om jay, kalau menerbitkan buku di penerbit indie dg biaya sendiri apakah ada fasilitas layout buku layaknya buku yg diterbitkan di penerbit mayor. Soalnya kmrn sy menerbitkan buku pelajaran di penerbit indie dg biaya sendiri isi materi tdk di ubah sama sekali tata letaknya shg bukunya tdk menarik.
ada, tapi kita perlu keluar uang, kalau di penerbit mayor kita tinggal terima beres. Bahkan cover dan layoutnya sangat menarik sekali, sehingga banyak orang yang beli bukunya.

Ini kita lihat curhatan teman belajar menulis di bawah ini, akhirnya beliau berhasil dibantu om Jay
Assalamualaikum, selamat siang Om Jay...
Maaf mengganggu waktunya, saya cuma mau menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Om Jay yang secara tidak langsung telah memberikan motivasi yang luar biasa kepada saya untuk mengungkapkan ide yang dimiliki melalui tulisan.
Berkat motivasi yang senantiasa Om Jay berikan kepada saya dan teman-teman dalam Group menulis saya memberanikan diri untuk menuangkan ide yang bertahun terpendam menjadi sebuah tulisan yang Alhamdulillah sudah menjadi sebuah buku. Sungguh luar biasa rasanya melihat tulisan kita berwujud sebuah buku, dan lebih luar biasa lagi saat dikirimi foto buku saya yang masih belum ada apa-apanya berada tepat di samping buku seorang penulis terkenal seperti Om Jay. (Agak lebay saya mungkin ya Om Jay), tapi memang seperti ini lah yang saya rasa begitu melihat buku pertama saya yang insyaAllah akan saya jadikan awal untuk lebih semangat lagi menghasilkan karya-karya berikutnya.
Sekali lagi terimakasih Om Jay, terimakasih untuk motivasinya selama ini, semoga Om Jay selalu diberi rahmat kesehatan dan kesempatan untuk senantiasa terus berbagi semangat, berbagi ilmu dan berbagi kebaikan untuk semua.

Membaca pengalaman om Jay bagai mana buku di tolak oleh penerbit Mayor, namun beliau tidak patah semangat dan tidak gentar beliau tetap menulis dan berusaha memperbaiki kesalahan dengan mencari tau dimana titik kesalahannya, semangat om Jay perlu kita contoh untuk Penulis Pemula.Malah beliau terima kasih penerbit yang menolaknya.
Sekarang kita lihat keberhasilan beliau bukan om Jay yang mencari Penerbit tapi Penerbit yang cari beliau, bahkan beliau siap membantu guru yang tulisannya sudah siap untuk ke penerbit, kita kirim saja ke Email om Jay yaitu: omjaylabs@gmail.com . bahkan beliau di penerbit Andy sudah ada Tim khandal untuk editornya.

contoh buku Om jay yang sudah terbit dan laris



Demikianlah Rangkuman materi dari Bapak WIJAYA KUSAMAH pada hari ini  semoga bermanfaat untuk pembaca. Terima kasih.