Friday, January 28, 2022

SE AKTIVASI AKUN PEMBELAJARAN

 

SURAT EDARAN

DIREKTUR JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 0510/B/BS.01.01/2022

TENTANG

AKTIVASI AKUN PEMBELAJARAN SEBAGAI AKSES MASUK PLATFORM MERDEKA MENGAJAR BAGI GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

 

Yth.

1.         Kepala Dinas Pendidikan Provinsi; dan

2.         Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia

 

Dasar hukum:

1.         Undang-Undang     Nomor   20    Tahun    2003 tentang                         Sistem    Pendidikan Nasional;

2.         Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3.         Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru; dan

4.         Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran.

 

Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan platform merdeka mengajar. Untuk mengakses Platform Merdeka Mengajar tersebut, guru harus melakukan aktivasi Akun Pembelajaran.

Platform ini terdiri dari dari 4 (empat) fitur yaitu:

a.         perangkat ajar;

b.         laman kelas dan asesmen murid;

c.         pelatihan mandiri dan video inspirasi; dan

d.         bukti karya saya

Berkenaan dengan aktivasi akun pembelajaran tersebut, kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Dinas pendidikan sesuai kewenangannya melakukan sosialisasi cara mengaktivasi akun pembelajaran kepada operator sekolah dan guru di Satuan Pendidikan, serta pengawas sekolah dengan mengacu pada

 

-1-



Lampiran I Surat Edaran Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor      : 0510/B/BS.01.01/2022

Tanggal : 27 Januari 2022

TATA CARA PENGUNDUHAN DATA, PENGECEKAN KETERSEDIAAN AKUN PEMBELAJARAN, DAN AKTIVASI AKUN PEMBELAJARAN

A.           Pengunduhan Data

 

 





B.           Pengecekan Ketersediaan Akun Pembelajaran

 

 

 

 

 

 





 

 

 

C.            Aktivasi Akun Pembelajaran

 




 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-5-


Lampiran II Surat Edaran Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor      : 0510/B/BS.01.01/2022

Tanggal : 27 Januari 2022

 

 

Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Platform Merdeka Mengajar

 

Platform Merdeka Mengajar merupakan platform teknologi yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mendukung satuan pendidikan dalam melakukan proses pembelajaran dan pengembangan kapasitas guru dan tenaga pendidikan.

Platform ini dapat digunakan oleh guru di seluruh satuan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama yang memiliki Akun Pembelajaran yang sudah aktif. Tenaga Pendidikan dan Dinas Pendidikan perlu memastikan sudah memiliki Akun Pembelajaran agar dapat mengakses Platform Merdeka Mengajar.

Platform Merdeka Mengajar terdiri dari 4 (empat) fitur dengan tujuan dan manfaat penggunaannya sebagai berikut:

1.         Perangkat Ajar

Perangkat Ajar adalah kumpulan bahan ajar, modul ajar, modul proyek, atau buku teks. Melalui produk Perangkat Ajar, Guru dapat dengan mudah menemukan inspirasi materi pembelajaran sesuai dengan domain dan fase dimana Guru mengajar. Selanjutnya, Guru dapat menggunakan produk Perangkat Ajar untuk:

a.         mengunduh perangkat ajar ke ponsel atau gawai lainnya masing- masing;

b.         membagikan tautan Perangkat Ajar melalui WhatsApp, surat elektronik (email), atau kanal lainnya;

c.          memberikan umpan balik jika Guru merasa terbantu dengan suatu perangkat ajar;

d.         mengetahui tingkat rekomendasi suatu Perangkat Ajar, dengan melihat berapa kali suatu Perangkat Ajar disukai dan diunduh oleh guru lain; dan

e.         menandai modul ajar/Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP+) pilihan, agar bisa mengaksesnya kembali dengan mudah di platform Merdeka Mengajar.

 

2.         Laman Kelas dan Asesmen Murid

Asesmen Murid berisi kumpulan paket soal yang telah dipetakan berdasarkan fase dan mata pelajaran tertentu. Laman Kelas berisi daftar murid berdasarkan kelompok kelas tertentu sebagai target distribusi asesmen murid. Melalui produk Asesmen Murid, Guru dapat mengetahui level kompetensi masing-masing murid dan level kompetensi kelas secara keseluruhan. Dengan demikian diharapkan tercapai pembelajaran yang


sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik murid. Asesmen murid yang tersedia saat ini adalah literasi dan numerasi. Guru dapat mencari asesmen berdasarkan fase dan mata pelajaran untuk kemudian dibagikan kepada murid secara daring (online) maupun luring (offline).

 

3.         Pelatihan Mandiri dan Video Inspirasi.

Pelatihan Mandiri merupakan bagian dari platform Merdeka Mengajar, yang memuat berbagai materi pembelajaran untuk digunakan secara mandiri dalam upaya meningkatkan kompetensi Guru sebagai pendidik. Materi pembelajaran dibuat secara singkat dan sesuai kebutuhan, untuk mempermudah guru melakukan pelatihan mandiri di manapun dan kapanpun.

Melalui Video Inspirasi, Guru dapat menonton berbagai video singkat yang dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan kompetensi Guru baik dalam aspek profesional maupun personal.

 

4.         Bukti Karya Saya.

Bukti Karya Saya merupakan wadah dokumentasi karya bagi Guru. Karya menggambarkan kinerja, kompetensi, serta prestasi yang dicapai selama menjalankan profesi guru maupun kepala sekolah.  Selanjutnya,  Guru dapat menggunakan produk Bukti Karya Saya untuk:

a.         Menyimpan dan mengelola rekam jejak dalam melaksanakan tugas utama, sebagai penunjang dalam pengembangan diri dan karier; dan

b.         Berbagi karya dengan rekan sejawat untuk mendapat umpan balik, agar dapat saling belajar praktik baik, serta bertukar ide atau pikiran.

 

Berikut adalah rincian tata cara mengakses dan menggunakan Platform Merdeka Mengajar.

1.         Mengakses Platform Merdeka Mengajar.

Platform Merdeka Mengajar dapat diakses melalui:

a.         Website: https://guru.kemdikbud.go.id/, atau

b.         Aplikasi ponsel pintar (smartphone) berbasis Android melalui laman bit.ly/platformmerdekamengajar

 

2.         Login ke Platform Merdeka Mengajar

Login dapat dilakukan dengan menggunakan Akun Pembelajaran. Pastikan Tenaga Pendidikan dan Dinas Pendidikan sudah mengaktifkan Akun Pembelajaran. Selanjutnya, masukkan informasi provinsi, sekolah, kelas, dan mata pelajaran di mana Guru dan Tenaga Pendidikan mengajar. Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/loginPMM


3.         Menggunakan Perangkat Ajar

Tenaga Pendidikan di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Perangkat Ajar untuk melakukan kegiatan berikut:

a.         mencari modul ajar, buku teks, buku murid, atau buku guru berdasarkan mata pelajaran dan fase yang diinginkan. Selain itu, Guru juga dapat melakukan pencarian lebih spesifik dengan fitur filter;

b.         mengunduh dan menyimpan modul ajar dan buku teks ke dalam memori lokal gawai. Beberapa buku teks yang terunduh akan dilampirkan markah tirta/watermark; dan

c.          dengan membuat folder baru, guru dapat mengelompokkan Perangkat Ajar berdasarkan kebutuhannya. Perangkat Ajar dapat diakses secara lebih cepat dan dikelola ke dalam berbagai jenis folder yang disimpan di dalam platform dengan fitur "menandai".

 

Untuk   gambaran    alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/PerangkatAjarPMM

 

4.         Menggunakan Laman Kelas dan Asesmen

Tenaga Pendidik di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Laman Kelas untuk melakukan kegiatan berikut:

a.         melihat daftar kelas dan daftar asesmen yang dibagikan;

b.         menambah kelas baru;

c.          mengubah nama kelas; dan

d.         menambah atau menghapus data murid.

 

Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/KelasPMM

 

Tenaga Pendidikan di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Asesmen untuk melakukan kegiatan berikut:

a.         melakukan asesmen diagnostik di awal tahun pembelajaran agar dapat melakukan perencanaan lebih lanjut untuk metode pembelajaran berikutnya dengan dukungan dan rekomendasi perangkat ajar;

b.         melihat hasil penilaian asesmen dalam bentuk hasil penilaian kelas maupun hasil penilaian individu murid. Hasil penilaian kelas mencakup level kompetensi sebagian besar murid di kelas. Sedangkan, hasil penilaian individu murid akan menampilkan detail analisis tingkat kompetensi murid;

c.          mendistribusikan asesmen murid secara daring (online) atau luring

(offline); dan

d.         melakukan penilaian secara manual untuk jawaban uraian. Penilaian untuk jawaban pilihan ganda akan dilakukan secara otomatis oleh sistem jika distribusi asesmen dilakukan secara daring (online).


Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/AsesmenPMM

 

5.         Menggunakan Pelatihan Mandiri dan Video Inspirasi.

Tenaga Pendidikan di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Pelatihan Mandiri untuk melakukan kegiatan berikut:

a.         mempelajari materi pelatihan dalam bentuk teks, video, kuis dan penulisan refleksi; dan

b.         mengevaluasi hasil pembelajarannya dengan post-test.

 

Tenaga Pendidikan di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Video Inspirasi untuk mengakses kumpulan video inspiratif dengan berbagai topik pembelajaran yang telah dibuat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta para ahli sebagai referensi praktik ajar untuk mendukung pengembangan kompetensinya

 

Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/VideoPelatihanPMM

 

6.         Menggunakan Bukti Karya Saya

Tenaga Pendidikan di seluruh satuan pendidikan dapat menggunakan produk Bukti Karya Saya untuk melakukan kegiatan berikut:

a.         mengimpor video bukti karya pribadi yang sudah diunggah ke YouTube ke platform Merdeka Mengajar;

b.         membagikan video bukti karya pribadi ke rekan guru dan kepala sekolah.

Untuk gambaran alurnya dapat dilihat pada infografik pada tautan: https://bit.ly/BuktiKaryaPMM

Manfaat Guru Penggerak

 

Manfaat Penting Program Guru Penggerak Bagi Pendidik

                                                                     

Ditulis oleh Rasita Guru SD Di Kabupaten Mukomuko

Program Guru Penggerak yang diluncurkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indnesia yaitu Nadiem Anwar Makarim pada Jumat (3/7/2020) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar.

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai Manfaat Penting Program Guru Penggerak Bagi Pendidik, kita perlu mengenal apa yang dimaksud dengan Guru Penggerak.

Guru Penggerak adalah agen-agen perubahan dalam dunia pendidikan

Melalui Program Guru Penggerak, pendidik dapat meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan Pengajar Praktik profesional.

Dikutip dari laman resminya, Guru Penggerak dirancang untuk dapat mencetak sebanyak mungkin agen-agen transformasi dalam ekosistem pendidikan. Program Guru Penggerak angkatan pertama Kemendikbud membuka peluang hingga 2.800 peserta dan ditahun 2022 bulan Januari ini sudah keluar kuota 8.000 untuk angkatan ke-6. Angka tersebut memberikan kesan serius bagi Kemendikbud dalam melaksanakan Program Guru Penggerak.

Melalui Program Guru Penggerak, Kemendikbud memberikan kesempatan kepada para guru-guru terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia melalui pendaftaran menjadi Guru Penggerak.

Menurut penjelasan dari Kemendikbud, Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid.

Selain itu, guru penggerak juga menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Tentang Program Sekolah Penggerak Kemendikbud

Sekolah Penggerak adalah salah satu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Mendikbud. Apa itu Sekolah Penggerak? Bagaimana pelaksanaan dari program tersebut? Apakah bisa menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia?

kejarpenaDian Kusumawardani

Melalui peluncuran program guru penggerak, Kemendikbud berharap bahwa guru penggerak terpilih dapat menjalankan 5 peran utama yakni:

1) Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya

2) Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah

3) Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah

4) Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

5) Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-beingekosistem pendidikan di sekolah

5 peran utama Guru Penggerak sangatlah krusial bagi dunia pendidikan Indonesia. Oleh karena itulah, calon guru penggerak akan melalui berbagai proses. Para calon guru penggerak harus mengikuti pendidikan guru penggerak selama 9 bulan sebelum dinyatakan lulus menjadi guru penggerak.

7 Manfaat Penting Program Guru Penggerak

Proses pendidikan guru penggerak menghadirkan berbagai manfaat positif bagi pesertanya. Setidaknya ada 7 manfaat penting program guru penggerak bagi pendidik yaitu:

1. Mengembangkan Kompetensi dalam Lokakarya Bersama

Pendidikan Guru Penggerak selama 9 bulan dan pengembangan kompetensi dalam Lokakarya Bersama. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak secara gratis. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Pada pelatihan ini, calon guru penggerak akan dipantau terkait capaian perkembangannya. Selain itu, calon guru penggerak juga akan melaksanakan evaluasi hingga tahap pelatihan selesai dilaksanakan.

2. Meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid

Manfaat ke – 2 dalam mengikuti program guru penggerak bagi pendidik yaitu meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.

Pendidik dapat meningkatkan performa diri dalam menjadi guru yang sebenar-benarnya yang berpusat pada murid. Itu artinya, pendidik menjadi teladan dan mampu memberikan motivasi bagi murid sehingga menguatkan kemampuan untuk memberdayakan murid.

Guru akan totalitas dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada muridnya. Sehingga di masa yang akan datang, guru dapat mengatasi murid yang bermacam rupa, termasuk murid yang unik dan heterogen.

Transformasi Pendidikan Indonesia Lewat Guru Penggerak

Guru Penggerak Adalah Wadah Peningkatan Kualitas Guru. Kita harus memastikan bahwa para guru memiliki kualitas dan kapabilitas yang baik agar pencapaian akhir dari Merdeka Belajar dapat terwujud. Program peningkatan kualitas guru untuk mewujudkannya yaitu Guru Penggerak.

3. Pengalaman belajar mandiri dan kelompok terbimbing, terstruktur, dan menyenangkan

Manfaat ke – tiga mengikuti program guru penggerak bagi pendidik yaitu mendapatkan pengalaman belajar mandiri dan kelompok yang terbimbing, terstruktur, dan menyenangkan

Belajar memang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Akan tetapi, konsistensi adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Dengan adanya pelatihan guru penggerak, para pengajar dapat menimba ilmu kembali secara sistematis.

Pada tahap pertama seleksi, guru harus melampirkan CV, esai, dan mengikuti tes bakat skolastik. Jika sudah lolos tahap 1 maka akan lanjut ke tahap kedua dimana guru harus menunjukkan simulasi mengajar dan wawancara. Baru setelah lulus kedua tahap tersebut, pendidik dapat mengikuti pelatihan guru penggerak selama 9 bulan.

4. Pengalaman belajar bersama dengan rekan guru lain yang sama-sama lolos seleksi program guru penggerak

Manfaat penting program guru penggerak yang ke – empat bagi pendidik yaitu bertemu guru-guru dari berbagai daerah. Hal ini dikarenakan pendaftar calon guru penggerak berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Dengan demikian, para calon guru penggerak dapat bertukar informasi, pengalaman, dan ilmu yang mereka miliki selama pelatihan berlangsung.

5. Pengalaman mendapatkan bimbingan/mentoring dari pengajar praktik (pendamping) pendidikan guru penggerak

Salah satu manfaat penting program guru penggerak bagi pendidik yang pertama yaitu calon guru penggerak mendapatkan pelatihan dengan orang-orang yang ahli di bidangnya secara gratis.

Pengajar praktik / pendamping bagi pelatihan guru penggerak berasal dari Widyaiswara dan Pengawas Sekolah yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kemendikbud. Mereka bertugas untuk mencatat perkembangan peserta selama pendidkan guru penggerak secara daring, pendampingan selama pendidikan, serta memberikan motivasi dan membantu peserta dalam menjalankan perannya.

6. Mendapatkan komunitas belajar baru

Manfaat ke – enam dalam mengikuti program guru penggerak bagi pendidik yaitu mendapatkan komunitas baru. Sama seperti penjabaran sebelumnya, para guru akan bertemu sesama peserta dan pelatih atau pembimbing dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Hal ini tentu menajdi komunitas belajar baru bagi guru yang mungkin masih dapat dilakukan ketika sudah selesai mengikuti program pelatihannya. Prgram ini memungkinkan guru untuk berkolaboasi dengan lebih banyak orang.

7. Mendapatkan sertifikat pendidikan 306 JP dan Piagam Guru Penggerak

Manfaat ke - 7 dari partisipasi program guru penggerak bagi pendidik yaitu mendapatkan sertifikat pendidikan 306 JP dan Piagam Guru Penggerak. Hal ini dapat menjadi penunjang karir perguruan Anda.

Tak hanya itu, selama pelaksanaan Program Guru Penggerak berlangsung,Kemdikbud juga akan memberikan dukungan sebagai berikut:

1. Selama pendidikan dan pendampingan mendapatkan bantuan paket data untuk pelatihan daring (online)

2. Biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi jika diperlukan untuk pelaksanaan Lokakarya (sesuai kebutuhan).*Syarat & Ketentuan Berlaku

Peserta Program Guru Penggerak juga akan diberikan modul dan materi yang menjadi pegangan selama pendidikan berlangsung. Terdapat 3 modul dengan berbagai macam topik pembelajaran, di antaranya yaitu:

Modul 1: Paradigma dan Visi Guru Penggerak

Topik Pembelajaran

a. Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia - Ki Hajar Dewantara

b. Nilai-nilai dan peran Guru Penggerak

c. Visi Guru Penggerak

d. Membangun budaya positif di sekolah

Modul 2: Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

Topik Pembelajaran

Pembelajaran berdiferensiasi

Pembelajaran emosional dan sosial

Coaching

Modul 3: Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah

Topik Pembelajaran

Pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya

Pengelolaan program sekolah yang berdampak pada murid

Konferensi: Selebrasi, Refleksi, Kolaborasi dan Aksi

Topik Pembelajaran

Menjadi fasilitator kelompok dan fasilitator perubahan

Mengevaluasi proses mentoring bersama mentor

Mempersiapkan rencana berbagi praktik baik

Program guru penggerak akan membuka pendaftaran program angkatan ke-empat sekitar bulan Maret 2021 dan angkatan kelima sekitar bulan Oktober 2021 serta Angkatan ke-6 sekitar bulan Januari 2022. Adapun daerah sasaran dan linimasa program angkatan berikutnya bisa dilihat padalaman sekolah. penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ pada bagian daerah sasaran.

Demikianlah  mengenai 7 Manfaat Penting Program Guru Penggerak Bagi Pendidik. Ikuti blog.kejarcita.id untuk mendapatkan kumpulan artikel seputar pendidikan jarak jauh, usaha sosial dan inovasi teknologi. Kejarcita.id merupakan pendidikan berbasis teknologi yang memberikan berbagai kemudahan dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Terima kasih dari Rasita, Mudah – mudahan bermanfaat untuk guru  yang punya motivasi untuk maju dan berkembang di Era digital.